(021) 4750657 | 08129666809 | 081314284000   info@barokahmadinah.co.id
ARTIKEL

Barokah Madinah Sukses Gelar Rakernas II di Cappadocia Turki

03-Mei-2018

Barokah Madinah tercatat sebagai travel umrah-haji khusus Indonesia pertama yang menggelar rakernas di luar negeri.

CAPPADOCIA (ManasikNews) – Barokah Madinah Travel di bawah bendera PT Azza Barokah Madinah berhasil menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) kedua bertempat di kawasan wisata Cappadocia, Turki, akhir April 2018. Acara ini berbarengan dengan tur “Jelajah Jejak-jejak Kejayaan Islam Turki” bersama Barokah Madinah pada 22 April – 1 Mei 2018.

Sebanyak 41 orang perwakilan Barokah Madinah dari berbagai kota/kabupaten di Indonesia turut hadir di Cappadocia guna mengikuti rakernas. Sebelumnya, penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) anggota Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah dan Inbound Indonesia (Asphurindo) ini menghelat acara pra-rakernas di kawasan Soreang, Bandung, Jawa Barat.

Peserta rakernas II tahun 2018 Barokah Madinah Travel, di Turki.

 

Rakernas II dibuka dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan Ketua Umum Asphurindo Syam Resfiadi melalui rekaman video, dan begitu pula Manajer Qatar Airways Indonesia, Ravi Goonetilleke.

Menurut catatan ManasikNews, Barokah Madinah menjadi travel umrah dan haji khusus pertama dari Indonesia yang menggelar rapat kerja di luar negeri. Syam Resfiadi pun mengapreasiasi terhadap apa yang dilakukan Barokah Madinah dengan menggelar rakernas di Turki. “Semoga ini bisa memotivasi para anggota Asphurindo lainnya untuk menciptakan banyak kreativitas baru guna mencapai kinerja perusahaan yang lebih bagus. Mari menggapai sukses bersama Asphurindo,” ujar Syam.

Owner dan CEO Barokah Madinah Travel KH Zulkifli Ahmad Jundim mengungkapkan, pihaknya dalam rakernas ke-2 di Turki mengusung tema: Meniti Kembali Kejayaan Islam Era Turki Ustmaniah.  “Dengan tema ini Barokah Madinah Travel berupaya memberikan semangat kepada para perwakilan kota dan provinsi agar selalu jujur dan amanah dalam melayani Tamu Allah dan Tamu Baginda Rasulullah SAW,” ujarnya kepada ManasikNews, Sabtu (28/4/2018).

Owner dan CEO Barokah Madinah Travel KH Zulkifli Ahmad Jundim (kedua kiri) bersama Ketua FKBIH Qasim Shaleh MA (paling kiri), dan mantan Menteri Kehutanan MS Kaban (kedua kanan).

 

Barokah Madinah juga berupaya memberikan arahan dan pencerahan kepada para mitra kerja agar menjadikan Barokah Madinah sebagai sarana dakwah Islamiah di seluruh Nusantara, dengan mereka tampil sebagai teladan yang baik dalam bermuamalah.

Hal itu sejalan dengan target Barokah Madinah Travel  yang sederhana, yaitu bagaimana menjadikan dakwah sebagai maksud hidup, dan menjadikan semua pemangku kepentingan (stakeholder) berbahagia dengan pekerjaanya untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.

Bahkan, ungkap Ahmad Jundim yang aktif mengajar di pondok pesantren ini,  Barokah Madinah Travel siap memelopori implementasi konsep berbisnis (urusan transaksi jual-beli) ala Rasulullah. “Artinya, baik penjual, pembeli, maupun perihal modal, jual, dan marjin, semua diketahui. Harus transparan,” ujarnya.

Adapun materi yang dibahas dalam rakernas II di Turki, antara lain “6 Poin Bagaimana Menghitung Paket Umroh Layak Zona Aman dan Nyaman” dan “Menetapkan Harga Paket Umroh Standar Nasional Zona Aman dan Nyaman”.

Menurut Ahmad Jundim  yang juga aktif berdakwah ke berbagai negara melalui Dakwah wa Tablighini, metode pembuatan paket umroh layak dan berstandar nasional zona aman dan nyaman menjauhkan dari unsur maisir, gharaar, dan riba. “Maka di sini saya mewanti-wanti agar semua peserta rakernas benar-benar menjauhi perkara tersebut” katanya.

Selepas acara rakernas di Cappadocia, rombongan Barokah Madinah melanjutkan perjalanan wisata ke Adana di wilayah Turki selatan, sekaligus destinasi wisata terakhir program tur kali ini. Sebelumnya peserta rakernas menikmati wisata di Istanbul, Bursa, Kusadasi, Pamukkale, dan Konya.

Adana juga menjadi destinasi rute baru Qatar Airways di Turki selain Istanbul dan Ankara. Qatar Airways tidak lain adalah mitra setia Barokah Madinah, selain Oman Airways dan Srilankan Airlines.