(021) 4750657 | 08129666809 | 081314284000   info@barokahmadinah.co.id
ARTIKEL

Barokah Madinah Raih Top Agent Award Pertama dari Oman Air

09-Mei-2018

Owner dan CEO Barokah Madinah Travel KH Zulkifli Ahmad Jundim SH Lc (tengah) bersama Regional Vice President Oman Air  Hamad Al Harthy (kiri) dan District Sales Manager Yasser Mahdi (kanan).

 

JAKARTA (ManasikNews) – Barokah Madinah Travel di bawah bendera PT Azza Barokah Madinah kembali meraih penghargaan dari maskapai kelas dunia, kali ini berupa Top Agent Award dari Oman Air. Ini penghargaan perdana dari Oman Air.

Raihan penghargaan dari Oman Air menambah daftar prestasi penghargaan bagi Barokah Madinah sepanjang tahun ini. Sebelumnya, travel umrah dan haji khusus anggota asosiasi Asphurindo ini sukses menjadi Top Agent maskapai Qatar Airways berturut-turut dalam tiga tahun.

Penghargaan dari Oman Air menjadi kejutan tersendiri sekaligus sangat berarti bagi Barokah Madinah. Pasalnya, Barokah Madinah belum lama bergabung dengan maskapai Oman Air. Tepatnya baru dua tahun bersinergi dengan maskapai pelat merah dari Kesultanan Oman.

Penghargaan dari Oman Air ini membuktikan bahwa Barokah Madinah dengan mottonya: Umrah Reguler Zona Aman dan Nyaman ini semakin dipercaya oleh para mitra dan rekanan travel Barokah Madinah dari seluruh wilayah Indonesia.

Demikian diungkapkan owner dan CEO Barokah Madinah Travel KH Zulkifli Ahmad Jundim SH Lc di sela acara malam apresiasi Oman Air di hotel Mandarin Jakarta, Selasa malam (8/5/2018).

Acara yang sangat meriah ini dihadiri sejumlah petinggi Oman Air, antara lain Regional Vice President Hamad Al Harthy, District Sales Manager Yasser Mahdi, Manager Country Indonesia Imam Hartono, serta Sales Senior Supervisor Nur Hikmah.

         
Bersama crew Oman Air.
          Bersama Sales Senior Supervisor Oman Air, Nur Hikmah.

 

Barokah menjadi satu-satunya travel muslim di Indonesia yang meraih Top Agent Award Oman Air tahun 2017/2018.  Selebihnya, penghargaan bergengsi dari maskapai negara Oman untuk para mitra di Indonesia ini didominasi oleh travel perjalanan umum (leasure).

Penghargaan tersebut juga tidak terlepas dari kejelian Barokah Madinah dalam memilih maskapai kelas dunia untuk menerbangkan jamaah umrah dan haji dari seluruh Indonesia, selepas tidak terbangnya Qatar Airways ke Arab Saudi.

Menurut Ahmad Jundim, penghargaan ini merupakan buah kerja keras seluruh staf  Barokah Madinah dalam memberikan pelayanan yang baik kepada seluruh rekanan/mitra kerja. Barokah Madinah kini semakin dipercaya dalam menyediakan penerbangan  yang baik dan berkualitas, sesuai dengan motto agensi tiket penerbangan haji dan umrah di zona dan nyaman.

“Kami berharap di masa-masa yang akan datang Barokah Madinah dapat menyediakan banyak pilihan, berupa paket umrah plus yang menarik, yang mampu memberi nilai tambah  bagi jamaah, seperti wisata kota Muscat atau ziarah ke Baitul Maqdis,” ujar Ahmad Jundim.

Ahmad Jundim yang juga pengajar pondok pesantren dan aktif berdakwah ke seluruh pelosok negeri dan mancanegara itu meyakini, bahwa Barokah Madinah bersama Oman Air akan semakin sukses lagi menggarap pasar umrah di Indonesia yang sangat besar potensinya. “Nah, untuk memenuhi permintaan pasar umrah yang terus meningkat, Oman Air siap terbang double dailyatau dua kali sehari dari dan ke Jakarta – Muscat,” ujarnya dengan nada optimistis.

CEO Barokah Madinah KH Zulkifli Ahmad Jundim bersama Country Manager Indonesia Srilankan Air, Indunil Wijekoon (kanan).

 

Seperti diketahui, Barokah Madinah baru saja menggelar Rekernas II di Cappadocia Istanbul Turki, sebelumnya sukses mengadakan prarakernas di Soreang, Bandung, juga menggandeng maskapai Srilankan Airlines, dan mengaku sudah menerima banyak pemesanan seat penerbangan umrah untuk periode Oktober sampai Desember 2018, dengan harga yang menarik dan kompetitif.

Barokah Madinah selama ini dikenal sebagai penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) yang konsen dan istiqomah memakai maskapai penerbangan plat merah Goverment to Goverment (G to G) dengan menggandeng Oman Air dan Srilankan Airlines. “Mengapa kami hanya memilih menggunakan maskapai G to G, karena kami tidak mau ambil risiko, dan langkah ini sangat tepat sesuai dengan motto kami, Penerbangan reguler zona aman dan nyaman,” paparnya.