(021) 4750657 | 08129666809 | 081314284000   info@barokahmadinah.co.id
ARTIKEL

Barokah Madinah Jadikan Ramadhan 2018 Momentum Lepas Landas

27-Mei-2018

CEO Barokah Madinah Travel KH Zulkifli Ahmad Jundim SH Lc (kanan) saat membawa rombongan tur Muslim Heritage, Istanbul/Turki, akhir April 2018.

 

JAKARTA (ManasikNews) – Barokah Madinah Travel menjadikan bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah (2018) sebagai momentum untuk penguatan sistem kerja dan mutu pelayanan kepada jamaah, sehingga travel penyelenggara umrah dan tur muslim di bawah bendera PT Azza Barokah Madinah ini siap lepas landas.

Barokah Madinah juga kembali meneguhkan komitmennya hanya menjual Paket Umrah Reguler 2 x Jumat 12 Hari dan tur Muslim Heritage terutama destinasi  Istanbul (Turki), Masjidil Aqsho (Palestina), dan Maroko- Spanyol, dengan paket harga Standar Nasional  Zona Aman dan Nyaman.

Demikian diungkapkan owner dan CEO Barokah Madinah Travel KH Zulkifli Ahmad Jundim SH Lc kepada ManasikNews di sela acara pemberian santunan yatim piatu dan buka puasa bersama staf/karyawan Barokah Madinah, di kantor pusat travel ini di kawasan Kompleks Pertamina Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (26/5/2018).

Menurut Ahmad Jundim, dengan berlandaskan kinerja dan penguatan manajemen yang sudah terbukti membuat Barokah Madinah semakin optimistis menatap perjalanan ke depan yang cerah sebagai  penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU). “Dan kami pun siap lahir batin untuk membawa perusahaan Barokah Madinah lepas landas guna menggapai sukses-sukses berikutnya,” ujarnya.

KH Zulkifli Ahmad Jundim Lc (kanan) dalam acara santunan yatim piatu dan bukber karyawan Barokah Madinah Travel, Sabtu (26/5/2018).

 

Menurut Ahmad Jundim yang juga pengajar pondok pesantren dan aktif berdakwah ke seluruh pelosok negeri dan mancanegara itu untuk memperkuat pelayanan jamaah ketika berada di Tanah Suci, pihaknya akan melantik satu pegawai baru yang khusus bertugas di wilayah Mekah dan Madinah. “Tugasnya antara lain mengawasi lalu lintas pergerakan jamaah Barokah Madinah selama di Arab Saudi,”  katanya.

Barokah Madinah sebagai pendatang baru dalam  penyelenggaraan umrah, haji khusus, dan wisata muslim sejauh ini terus menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan.

Berkat pengalaman dan nilai kejujuran yang ditunjang penyediaan maskapai penerbangan yang jelas serta produk paket umrah bernilai tambah, seperti umrah reguler dengan dua kali shalat Jumat di Mekah dan Madinah, membuat jamaah puas dan senang. Alhasil jumlah keberangkatan terus bertambah setiap tahun.

Menurut Ahmad Jundim, angkutan udara pilihan Barokah Madinah adalah maskapai penerbangan papan atas dunia berstatus maskapai Goverment to Goverment (G to G), yaitu Qatar Airways, Oman Air, dan Srilankan Airlines.

Qatar Airways dikhususkan untuk melayani paket wisata muslim, adapun Oman dan Srilankan untuk melayani jamaah umrah. Oman Air dengan landing Madinah, sementara Srilankan Airlines landing Jeddah untuk periode umrah tahun 2018 dan tahun berikutnya.

Barokah Madinah adalah travel muslim Indonesia yang tercatat sebagai top agent Qatar Airways dan Oman Air, dua maskapai terbaik dunia yang belakangan terus memperkuat pasar Indonesia.

Barokah Madinah yang merupakan PPIU anggota ke-100 Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah dan Inbound Indonesia (Asphurindo) ini juga akan menambah lagi keagenan dua maskapai, yaitu Garuda Indonesia dan Emirates. Hal itu untuk mengantisipasi lonjakan jamaah umrah yang jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pola Pemasaran Foc 10+1

Ahmad Jundim menyatakan, Barokah Madinah memegang komitmen dalam pelayanan yang amanah dan jujur, yaitu dengan mengawasi secara ketat operasional kantor-kantor perwakilan di seluruh kota/kabupaten dan provinsi. Agar mereka tidak terlibat melayani jamaah umrah di zona abu-abu.

“Pelayanan umrah harus jelas dan terang benderang. Betul-betul harus menghindari unsur maisir, graraar, dan riba. Ini komitmen kami,” tegas dia.

Ahmad Jundim menambahkan, Barokah Madinah kini menawarkan Paket Umroh 2 x Shalat Jumat, dengan pola pemasaran Foc  10+1 (dapat 10 jamaah, gratis satu paket umrah) dan berlaku kelipatannya. Ini terbuka untuk siapa saja, termasuk seluruh kantor cabang dan perwakilan di seluruh Indonesia.

Pola pemasaran Foc 10+1 ditawarkan pula kepada kalangan travel yang belum mengantongi izin penyelenggara umrah sebagai PPIU. Ini peluang terbaik bagi mereka. Sebab, dengan berlakunya  Sistem Informasi Pengawasan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SIPATUH)–yang serupa dengan sistem perhajian, menjadikan travel tidak berizin akan terkunci. Tidak bisa lagi memberangkatkan jamaah umrah.